Waduk Jatiluhur Terus Bersolek Sambut Wisatawan
Oleh Arditya Pramono, pada Aug 18, 2017 | 12:00 WIB
Waduk Jatiluhur Terus Bersolek Sambut Wisatawan
Waduk Jatiluhur Purwakarta.(Ardit)
PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM--Siapa yang tak kenal Waduk Jatiluhur? Sebagian besar masyarakat di Jawa Barat sudah pasti tahu keberadaan waduk di Kabupaten Purwakarta ini.
 
Jatiluhur merupakan waduk terbesar di Indonesia yang memiliki luas sekitar 8.300 hektare (ha) dan memiliki peran sangat vital, sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), penyedia air irigasi sawah, air minum, budi daya perikanan, dan pengendali banjir. 
 
Di samping peran vital, ternyata Waduk Jatiluhur menyimpan banyak potensi di sektor pariwisata.
 
"Ketika masyarakat datang ke sini (Waduk Jatiluhur) bisa menikmati wisata alam, wisata keluarga, keperluan bisnis, dan olahraga air atau water sport," ujar Manajer Pariwisata Bidang Operasional Unit Usaha Pariwisata dan Air Minum Dalam Kemasan Waduk Jatiluhur Perum Jasa Tirta II Bagus Dwiwidya L kepada Ayorwakarta.com, Selasa (15/7/2017).
 
Bagus menerangkan satu persatu potensi wisata waduk yang memiliki jarak sembilan kilometer dari pusat Kota Purwakarta. Seperti wisata alam yakni wisatawan bisa menikmati Waduk Jatiluhur. Lalu, wisata keluarga berupa restoran, kolam renang, hingga hotel bintang tiga.
 
"Untuk water sport juga selama ini cukup menarik pengunjung," ujarnya.
 
Kendati demikian, Bagus sempat mengeluh turunnya kunjungan wisatawan terutama saat libur Lebaran lalu.
 
"Penurunan jumlah wisatawan sangat terasa (ketika Lebaran). Saya pikir ini bisa jadi karena banyak bermunculan sejumlah objek wisata alam baru di Purwakarta," katanya.
 
Sebagai objek wisata yang sudah lama berdiri sejak dekade 1980-an, Waduk Jatiluhur terus berupaya memberikan pelayanan dan inovasi terbaik dalam rangka meningkatkan jumlah wisatawan.
 
Sejumlah pemberian pelayanan terbaik yang diberikan mulai dari kebersihan toilet dan keramahan pengelola.
 
"Kalau pelayanan bagus, pasti wisatawan betah dan datang lagi ke Jatiluhur," ujarnya. 
 
Begitu pula dengan inovasi. Ia dan timnya selalu berinovasi salah satunya menyediakan lokasi swafoto.
 
"Pasti kami mengikuti perkembangan zaman. Kalau sekarang kan orang sukanya swafoto pakai kamera terus di unggah ke media sosial. Kami terus mempercantik lokasi wisata," katanya.
 
Di sisi lain, dalam menarik minat wisatawan untuk datang ke Waduk Jatiluhur,  pihaknya mengakui tidak melakukan promosi secara masif.
 
"Fokus kami dari dalam terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan. Buat apa istilahnya sudah promosi besar-besaran tapi padahal mutu pelayanan kami buruk,  nanti orang bisa kecewa," ungkapnya. 
 
Bagus menambahkan selama ini Pemkab Purwakarta sendiri sudah membantu dari segi promosi dan lainnya. Namun, hal itu belum cukup. Bagus melihat harus adanya sinergitas dalam menarik wisatawan berkunjung ke Purwakarta dan mengunjungi sejumlah tempat wisata termasuk Waduk Jatiluhur. 
 
Warga sekitar Jatiluhur Eneng (35) berharap pengunjung objek wisata Waduk Jatiluhur mengalami peningkatan sehingga mengangkat pendapatan masyarakat.
Editor : Adi Ginanjar
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600