Purwakarta Luncurkan Aplikasi Bursa Kerja
Oleh Arditya Pramono, pada Oct 17, 2017 | 15:40 WIB
Purwakarta Luncurkan Aplikasi Bursa Kerja
Pemerintah Kabupaten Purwakarta meluncurkan aplikasi bursa kerja online bernama "Sampurasun Bursa Kerja", Selasa (17/10/2017).(Ardit)

PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM—Pemerintah Kabupaten Purwakarta meluncurkan aplikasi bursa kerja online bernama "Sampurasun Bursa Kerja", Selasa (17/10/2017).

Lewat aplikasi ini seluruh warga Purwakarta bisa mendapatkan informasi lowongan kerja sekaligus pekerjaan lebih mudah, cepat, dan praktis.

"Sampurasun Bursa Kerja" sendiri merupakan salah satu menu dalam aplikasi smart city berbasis sistem operasi Android.

“Aplikasi layanan publik sudah ada di "Ogan Lopian". Setelah itu pilih menu Sampurasun Bursa Kerja dan isi form sesuai dengan data diri beserta lowongan pekerjaan yang disediakan," jelas Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Lewat aplikasi tersebut, pelamar kerja tidak perlu pusing dengan berkas dokumen yang biasanya dikumpulkan, atau diserahkan terlebih dahulu kepada pihak pemberi lowongan kerja.

"Kelengkapan itu di akhir saat sudah diterima bekerja. Jadi enggak ada celah buat calo untuk bermain selain itu memudahkan pencari kerja. Biar mereka enggak down, sudah ngumpulin berkas dan bermacam-macam dokumen tapi ternyata enggak lolos," katanya. 

Menariknya, aplikasi tersebut hanya bisa diakses warga Purwakarta. Hal tersebut sebagai upaya memprioritaskan terserapnya tenaga kerja dari warga Purwakarta sendiri.

“Ini untuk warga Purwakarta saja. Karena warga lokal yang diprioritaskan. Misalnya, saat ada pelamar dari Desa Cibinong melamar ke PT Indorama, karena dia warga lokal maka masuk prioritas, jika tidak memenuhi kriteria baru pihak perusahaan boleh menyeleksi yang lain," ujarnya.

Diketahui, seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Purwakarta per hari ini telah diminta oleh pemerintah setempat untuk melaporkan seluruh lowongan kerja yang ada di wilayahnya.

Dedi mengancam kepada siapa saja perusahaan yang tidak memberikan informasi lowongan kerja akan mendapatkan sanksi berupa pengumuman di media sosial dan media online jika perusahaan yang bersangkutan tidak mempunyai keterbukaan informasi.

"Ya kita lihat, yang berani enggak mau memberi tahu lowongan kerja mereka secara terbuka di aplikasi Sampurasun Bursa Kerja,” katanya.

Indorama telah memposting lowongan kerja mereka lewat aplikasi tersebut.

"Ini bagus ya, menghemat waktu dan mempemudah masyarakat,” ungkap perwakilan perusahaan Indorama, Aliaman Saragih.

Editor : Adi Ginanjar
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600