Kiai Maruf Amin dan Dedi Mulyadi Puji Baing Yusuf
Oleh Arditya Pramono, pada Nov 11, 2017 | 10:01 WIB
Kiai Maruf Amin dan Dedi Mulyadi Puji Baing Yusuf
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi Tampak Sedang Berbicara di Depan Ribuan Jamaah yang Hadir dalam Acara peringatan Haul Baing Yusuf di Masjid Agung Purwakarta pada Jumat Malam (10/11/2017). Tampak di Belakang Dedi, Rais Aam Pengurus Besar Nahdhatul Ulama Kiai Ma’ruf Amin sedang duduk Sebelum Memberikan Tausiah Kebangsaan. (Arditya Pramono/Ayopurwakara)

PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Rais Aam Pengurus Besar Nahdhatul Ulama Kiai Ma’ruf Amin bersama Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi  hadir dalam acara peringatan Haul Syaikh Muhammad Yusuf bin Raden Djajanegara atau yang biasa dikenal dengan panggilan Baing Yusuf di Mesjid Agung Baing Yusuf Purwakarta pada Jumat (10/11/2017) malam.

Lewat acara haul ini baru terungkap bahwa Baing Yusuf yang namanya diabadikan sebagai nama Mesjid Agung Purwakarta ternyata masih keturunan langsung  Prabu Siliwangi. Baing Yusuf merupakan keturunan ke-21 dari Prabu Siliwangi.

“Baing Yusuf keturunan Prabu Siliwangi. 
Tahun 1826, Baing Yusuf  mendirikan mesjid ini Masjid agung ini yang sebelumnya bernama Mesjid Babakan Anyar. Saat itu, beliau sedang dalam perjalanan menyebarkan ajaran Islam pasca peperangan di wilayah Kutamaah (Purwakarta) dan Kutawaringin (Karawang),” ungkap salah satu keturunan Baing Yusuf, Raden Haji Sanusi saat membacakan riwayat leluhurnya tersebut.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi juga menyebutkan betapa besar dan berpengaruhnya tokoh Baing Yusuf itu sendiri.

Dedi menjelaskan Baing Yusuf merupakan salah satu guru mulia dari Syaikh Nawawi al Bantani yang merupakan kakek dari Kiai Ma’ruf Amin. 

“Baing Yusuf ini ulama besar, ulama yang menjadi guru ulama besar pula. Kita ketahui beliau itu adalah guru dari kakek Kiai Ma’ruf Amin, Syaikh Nawawi al Bantani, seorang ulama Nusantara yang keilmuannya dihormati di Tanah Hijaz, Timur Tengah,” jelas Dedi dengan kekaguman yang mendalam.  

Apa yang disampaikan Dedi tersebut  lantas dibenarkan oleh Kiai Ma’ruf. Menurut Kiai Ma'ruf, berdasarkan cerita keluarga, Syaikh Nawawi al Bantani memang diketahui banyak berguru kepada beberapa ulama besar. Di antaranya adalah Baing Yusuf.

“Semasa muda, kakek saya berguru pada sejumlah ulama dan Syaikh Baing Yusuf merupakan salah satu guru besarnya,” kata Kiai Ma'ruf. 
Diketahui,Kiai Ma’ruf Amin dalam acara haul yang dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah khususnya dari Kab.Purwakarta tersebut mengisinya dengan memberikan tausiah kebangsaan. Lewat tausiahnya, Ia mengingatkan kepada seluruh jamaah yang hadir bahwa keadilan sosial harus menjadi tujuan dalam kehidupan sehari-hari tanpa memandang adanya perbedaan suku, agama dan kepercayaan. 

“Bangsa kita terdiri dari bermacam-macam suku bangsa. Keadilan sosial harus menjadi pemersatunya sebagaimana sesuai dengan Pancasila,” jelasnya.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600