Rustandi-Dikdik "Mengadu" ke Panwaslu
Oleh Arditya Pramono, pada Jan 14, 2018 | 10:03 WIB
Rustandi-Dikdik
Rustandie (kanan) saat menyerahkanberkas gugatan sengeketa pilkada kepada Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Purwakarta, Oyang Este Binos pada Sabtu (13/1/2018)

PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Bakal Calon Bupati Purwakarta, Rustandie mengunjungi Kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Purwakarta pada Sabtu (13/1/2018). Rustandie datang untuk membawa berkas gugatan sengketa pemilu terkait penolakan KPU Purwakarta dalam Pilkada Purwakarta 2018. 

"Kami menjalani tahap pengajuan penyelesaian sengketa. Kami tegaskan tidak ada double SK seperti yang dikatakan KPU Purwakarta. Pasalnya, itu terkait SK pertama sudah dijawab oleh SK pencabutan oleh DPP Hanura. Selain itu, juga ada SK pengambilan alihan kewenangan DPC oleh DPP. Sehingga saat DPC menyerahkan SK pertama sudah tidak ada kewenangan," jelasnya. 

Hadir didampingi Dikdik Sukardi dan tim kuasa hukum yang berjumlah 6 orang, Rustandie mengaku optimis akan memenangkan gugatan. "Tim advokasi sudah menyiapkan segalanya," ujarnya. 

Sementara itu, di tempat yang sama Ketua Panwaslu Purwakarta, Oyang Este Binos membenarkan telah menerima kedatangam rombongan pasangan calon Rustandie-Dikdik yang membawa dokumen gugatan sengketa pilkada.

"Berkasnya masih ada beberapa hal yang harus dilengkapi. Sesuai peraturan, kami menyediakan waktu selama  tiga hari kerja, karenanya kami tunggu sampai Senin (15/1)," ungkapnya. 

Oyang menjelaskan jadwal penyelesaian sengketa baru akan dibuat apabila berkas sudah lengkap.

"Panwas akan memanggil pihak permohon dan pihak terkait lainnya. Ada pun hasilnya nanti bisa memperkuat keputusan KPU atau sebaliknya, menguatkan permohonan pemohon," jelasnya. 

Di sisi lain, menurut Oyang bila keputusan Panwas nantinya menguatkan KPU, pihak Rustandie bisa menempuh jalan selanjutnya melalui gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). 

"Apabila keputusannya sebaliknya, maka pemohon bisa melanjutkan pencalonannya. Dan sesuai amanat Undang-undang, Panwas memiliki kewenangan untuk memutuskan," kata Oyang. 

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600