Es Cendol Paling Tepat Hilangkan Dahaga Cuaca Panas Purwakarta
Oleh Arditya Pramono, pada Mar 20, 2018 | 17:54 WIB
Es Cendol Paling Tepat Hilangkan Dahaga Cuaca Panas Purwakarta

PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Cuaca panas pada siang hari di Purwakarta membuat tenggorokan terasa kering. Saat kondisi seperti itu, minuman dingin sangat cocok untuk menghilangkan dahaga. Salah satunya adalah minuman tradisional khas Sunda yaitu Es Cendol.

Es cendol terdiri dari cendol yang berwarna hijau terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan es parut serta gula merah cair dan santan. Tepung beras tersebut diolah dengan diberi pewarna hijau dan dicetak melalui saringan khusus, sehingga berbentuk bulir.  

Pewarna yang digunakan adalah pewarna alami dari daun pandan. Di tanah Pasundan, cendol dibuat dengan cara mengayak kukusan tepung beras yang diwarnai dengan daun suji. Bentuk yang diperoleh dari kayakan, berbentuk bulat lonjong yang lancip di bagian ujungnya. 

Ketika meminum cendol (nyendol) rasa legit dan segarnya cita rasa santan menyatu dengan kekenyalan cendol yang khas. 

"Memang pas kalau panas-panas gini, seger minum cendol," kata salah satu pelajar bernama Asep (17) yang sedang menikmati kesegaran es cendol bersama teman-temannya di sekitaran komplek Taman Sri Baduga, Jalan Siliwangi Kab. Purwakarta pada Selasa (20/3/2018). 

Asep mengaku meskipun kini banyak minuman kekinian sejenis capuccino cincau atau thai tea dan kawan-kawanya, belum ada yang menandingi kesegaran cendol. "Belum ada penggantinya, cendol mah masih the best bagi saya," ungkapnya. 

Di sisi lain, seorang pedagang minuman es cendol, Udin (26) mengaku enjoy ketika berkeliling menjual daganganya. Ia mengaku jualanya tersebut selalu laris manis dibeli saat kondisi cuaca di Purwakarta sedang panas. 

Kepada Ayopurwakarta, ia mengaku dalam sehari apabila cuaca sedang terik-teriknya mampu menjual 100 cup gelas plastik. "Alhamdulillah cuaca panas, jualan laris," katanya. 

Udin berharap es cendol akan terus eksis ditengah banyaknya minuman kekinian yang dijual secara masif. " Mudah-mudahan cita rasa khas cendol terus disukai banyak orang," jelasnya. 
 

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600