Wakili Indonesia di Jepang, Orangtua Fikri dan Ameira Bangga
Oleh Arditya Pramono, pada Apr 17, 2018 | 13:40 WIB
Wakili Indonesia di Jepang, Orangtua Fikri dan Ameira Bangga
(Ki-ka). Andi, Trisno Aminoto pelatih di Klub Taekwondo Pyeong Purwakarta, Fikri, Marice, dan Ende. (Arditya Pramono/ayopurwakarta)

PURWAKARTA,AYOPURWAKARTA.COM--Raut wajah bahagia sekaligus bangga terlihat jelas dari kedua orangtua Fikri Irham Firdaus (18) dan Ameira Kaamilah Sobandi (11)/. Mereka adalah altlet Taekwondo Purwakarta yang dua hari lagi akan bertolak ke Jepang untuk mengikuti kejuaraan Wata Open Intercontinental Taekwondo Championship & International Clubs Open Taekwondo Championship 2018 di Osaka, Jepang, 20-23 April 2018.

Kepada Ayopurwakarta, ibu Fikri Marice (52) yang didampingi suaminya Ende (57) mengaku sangat terharu dengan anak bungsunya.

"Terharu pasti. Ini prestasi membanggakan anak saya," katanya di Lokasi Klub Taekwondo Pyeong Purwakarta pada Selasa (17/4/2018). 

Marice mengatakan lolosnya Fikri untuk membawa nama Indonesia dan Kabupaten Purwakarta di bumi sakura Jepang bukan sesuatu yang didapatkan dalam sehari. Butuh perjuangan panjang yang harus dilalui anaknya. 

"Sejak usia 9 tahun dia sudah mulai beralatih Taekwondo. Ibu ingat waktu belum pindah rumah, hampir tiap hari menemani Fikri pergi berlatih dari rumah di Sukatani ke Klub Taekwondo Pyeong Purwakarta yang jaraknya 14 Km," kata Marice. 

Marice juga sempat ingat betapa gigihnya sang anak ketika dalam pertandingan semifinal dalam sebuah Kejuaran Nasional di Karawang beberapa tahun lalu. Waktu itu Fikri mengalami patah tulang pada tangan kirinya namun masih mampu melajutkan pertandingan hingga mengalahkan sang lawan.

"Kalau ingat kejadian itu. Ibu suka ingat betapa gigihnya Fikri bertanding Taekwondo. Karena hal itu, saya sebagai orangtua sangat mendukung Fikri dalam Taekwondo," jelasnya. 

Hal yang sama diungkapkan oleh ayah Ameira, Andi (41). Andi mengaku bangga terhadap anak perempuannya tersebut. 

"Saya senang bisa melihat anak saya berprestasi di Taekwondo," ucapnya. 

Menurut Andi, saat pertama kali memasukan Meira ke klub taekwondo ia tidak berandai-andai anaknya bisa menjuarai sejumlah kejuaraan. Apalagi sampai membayangkan Meira bertanding ke luar negeri membawa nama baik Indonesia. 

"Dulu niat saya masukin Ameira buat olahraga saja. Saya enggak nyangka Ameira justru bisa berprestasi," jelas Andi. 

Marice dan Andi sama-sama mendoakan yang terbaik buat anak-anaknya. 

"Kalah menang hal yang biasa. Selama di klub sudah berlatih dengan baik. Semoga bisa bertanding dengan baik. Kami mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Purwakarta," harap Marice dan Andi.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600