Aiptu Budiman, Polisi yang Nyantri
Oleh Arditya Pramono, pada Jun 05, 2018 | 11:51 WIB
Aiptu Budiman, Polisi yang Nyantri
Abah Budiman ketika berceramah di depan ratusan santrinya di Pondok Pesantren Madinah Darul Barokah di Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. (Arditya Pramono/ayopurwakarta)

BUNGURSARI, AYOPURWAKARTA.COM--Sosoknya tak jauh berbeda dengan polisi kebanyakan. Perawakan tubuhnya tegak, tambun dengan raut wajah yang serius. Namun, siapa sangka kalau kita sudah berbicara denganya, candaan ringan akan selalu muncul dari sosok Ajun Inspektur Polisi Satu Budiman. 

Aiptu Budiman atau yang akrab disapa Abah Budiman merupakan anggota Kepolisian Polsek Bungursari, Polres Purwakarta. Di balik kesibukanya sebagai polisi, Abah Budiman masih mau meluangkan waktunya mengajar santri dan santriwati di pondok pesantren (ponpes) miliknya, Ponpes Madinah Darul Barokah yang terletak berdampingan dengan rumahnya di Kampung Dangdeur, Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. 

"Habis pindah dari tugas dari Polda Jabar, 2010 saya ke sini (Desa Dangdeur, Purwakarta) akhirnya saya mendirikan tempat tinggal di sini. Ngobrol dengan warga, akhirnya saya putuskan membangun tempat pengajian yang berkembang menjadi sebuah pondok pesantren," ucapnya pada Senin (4/6/2018) 

Menurut Abah Budiman, ponpes yang juga memiliki sekolah pendidikan formal madrasah tsanawiyah tersebut, telah berdiri sejak tahun 2012 lalu. Saat ini terdapat 120 santri dan santriwati, 80 diantaranya mondok atau bertempat tinggal di ponpes tersebut. 

Menariknya, para santri/santriwati yang mayoritas berasal dari keluarga tidak mampu dan yatim piatu tidak dipungut biaya apapun selama berada di ponpes. 

"Kalau bukan kita siapa lagi yang menyelamatkan mereka. Kami khawatir kalau anak-anak yang ada di jalan, yang ngamen mungkin kurang perhatian dan tidak ada orangtuanya. Jadi mending kita rekrut untuk ngaji, belajar agama dan sekolah formal setingkat tsanawiyah di Madinah Darul Barokah ini," jelasnya. 

Abah Budiman bercerita santri dan santriwatinya berasal dari sejumlah daerah di Jawa Barat seperti, Karawang, Subang, Cirebon, Bogor, Bandung, Depok dan wilayah Purwakarta sendiri. 

Abah Budiman berharap anak-anak yang berada di ponpesnya bisa melanjutkan sekolah mauapun kehidupannya di luar dari Ponpes Madinah Darul Barokah serta dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama di ponpes. 

"Harapnya anak-anak masa depan bangsa ini, dapat menjadi generasi muda yang bermanfaat bagi negara, bangsa, masyarakat, lingkungan sekitar dan juga agama," harapnya. 



 

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600