Kata Eks Junkie, Ini Jenis Narkoba Paling Berbahaya
Oleh Arditya Pramono, pada Jul 10, 2018 | 21:02 WIB
Kata Eks Junkie, Ini Jenis Narkoba Paling Berbahaya
Setia (memakai ikat kepala) bersama sang adik Yossie. (Arditya Pramono/ayopurwakarta)

PURWAKARTA,AYOPURWAKARTA.COM--Narkoba memiliki efek yang sangat merugikan penggunanya. Dampak fisik dan psikologis dapat langsung dirasakan pengguna ketika mengalami kecanduan bahkan sakau.  

Dari berbagai jenis narkoba, menurut keterangan seorang mantan pencandu bernama Setia Ruhaili (43) warga Purwakarta, narkoba yang paling berbahaya adalah heroin atau putau. "Saya sudah merasakan semua narkoba, tapi saya rasa yang efeknya paling bahaya ya putau," jelasnya kepada Ayopurwakarta usai memberikan testimoni pada Sosialisasi Akbar Pencegahan, Penyalahgunaan Pemberantasan dan Penanggulangan Narkoba (P4GN) pada Selasa (10/7/2018). 
 
Setia mengaku pertama kali menggunakan putau pada tahun 1996. Sejak saat itu, ia mulai kecanduan dan merasakan efek sakau apabila tidak mengonsumi putau.  "Kalau sudah sakau itu sakit banget mulai dari sakit tulang, terus otot, pusing kepala, hidung meler dan penglihatan buram," katanya. 
 
Selain dampak fisik yang ia rasakan sejumlah dampak psikologis juga mulai muncul dalam dirinya, Setia yang  baru berusia sekitar 21 tahun pada saat itu berubah menjadi sosok remaja dewasa yang biasanya akrab dan gemar bergaul menjadi lebih individualis, anti sosial dan juga pemarah. 
 
Dengan niatan yang kuat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna bagi bangsa dan negara, Setia akhirnya mantap untuk berniat berhenti total dari belenggu putau. Di tahun 1998, selama tiga bulan, dia mencoba bertaruh nyawa mengasingkan diri ke Karawang dan melawan sakau yang kerap membuat dirinya berada pada posisi hidup dan mati. Ia mengaku sengaja mengasingkan diri sementara dari pergaulanya karena khawatir usaha sembuh dari pengaruh narkoba akan gagal. 
 
"Gak kebayang sakitnya. Udah kaya mau mati waktu sakau. Untung dengan niat yang kuat, terus minum obat resep dokter, terus menjalani pola hidup sehat. Alhamdulillah saya sembuh dan total tidak menggunakan narkoba lagi," jelasnya. 
 
Di akhir pembicaraan dengan Ayopurwakarta, Setia berharap agar masyarakat Purwakarta khususnya generasi muda Purwakarta untuk jangan sekali-sekali memakai narkoba, apapun jenisnya. "Sekali coba, pasti pengen nambah terus. Mau berhenti susah. Jadi saya imbau untuk jangan sekali-sekali coba make narkoba jenis apapun," jelasnya. 
 
Dia juga mengimbau para orangtua khususnya yang memiliki anak remaja untuk lebih care dengan lingkungan pergaulan anak mereka. "Semua karena lingkungan. Kalau lingkungannya baik, InsyaAllah outputnya juga baik begitu pun sebaliknya," ungkapnya. 
 
Kini diketahui Setia aktif dalam menyuarakan gerakan anti narkoba baik dalam ranah seni, dengan bandnya Alaluz Band dan juga gerakan ngaji Tadarus Jalanan.
Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600