18 Mahasiswa Asing Kunjungi Purwakarta
Oleh Arditya Pramono, pada Jul 11, 2018 | 19:54 WIB
18 Mahasiswa Asing Kunjungi Purwakarta
Penjabat Bupati Purwakarta, Mohammad Taufiq Budi Santoso berkenala dengan salah satu mahasiswa asing Community Internasional Student (Comis). (Arditya Pramono/ayopurwakarta)
PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM--Sebanyak 18 mahasiswa manca negara yang tergabung dalam Community Internasional Student (Comis) mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Purwakarta pada Rabu (11/7/2018). 
 
Pembina Comis, Prof.DR. Syahidin mengatakan, kunjungan mereka ke Purwakarta adalah bagian dari upaya mengenal tradisi dan budaya daerah Jawa Barat yang nantinya akan dikenalkan kembali ke masyarakat di negaranya masing-masing.
 
"Kunjungan pertama ini, kami mengajak 18 orang dari 13 negara. Sebenarnya yang sudah mendaftar sudah ada 100 orang, cuma kami batasi dulu. Kabupaten Purwakarta menjadi tempat pertama yang kami kunjungi dan rencananya kami akan mengunjungi 27 kabupaten dan kota yang ada di Jawa Barat," jelasnya. 
 
Menurut Syahidin, kunjungan para mahasiswa asing ke sejumlah tempat di Jabar termasuk ke Kabupaten Purwakarta adalah program kerjasama antara dosen perguruan tinggi dan budayawan Jabar. 
 
"Ini merupakan program kerjasama antara dosen-dosen perguruan tinggi yang ada di Jawa Barat dengan para budayawan Jawa Barat, dalam mengenalkan budaya Jawa Barat kepada dunia," ungkapnya.
 
Sementara itu, Penjabat Bupati Purwakarta, Mohammad Taufiq Budi Santoso mengatakan, kunjungan para mahasiswa tersebut merupakan bagian dari kegiatan menjaga warisan Jabar dan mengenalkannya kepada masyarakat luar.
 
"Tadi saya tanya yang dari Jepang, bertanya tentang berapa lama dia di Indonesia, dan ternyata mereka baru 10 bulan di sini. Tapi mereka sudah sangat baik dalam berbahasa, perilaku dan sebagainya," ujarnya.
 
Taufiq menambahkan, ini adalah suatu bentuk apresiasi dari mereka kepada kita di Jawa Barat. "Nah bagaimana sekarang Jawa Barat memanfaatkan mereka untuk  mensosialisasikan ke dunia tentang tradisi budaya di Jawa Barat itu sendiri," ucapnya.
Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600