Dampak Musim Kemarau Mulai Terasa di Purwakarta
Oleh Arditya Pramono, pada Jul 24, 2018 | 18:37 WIB
Dampak Musim Kemarau Mulai Terasa di Purwakarta
Kekeringan di di Kampung Citaklaksana, Desa Gurudug, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, tampak aliran sungai yang mengalami penyusutan debit air. (Arditya Pramono/ayopurwakarta)

PONDOKSALAM,AYOPURWAKARTA.COM--Musim kering kemarau sudah mulai memperlihatkan dampaknya di sejumlah daerah di Kabupaten Purwakarta. Contohnya, di Kampung Citaklaksana, Desa Gurudug, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta. 

Menurut pengakuan salah seorang petani bernama Asep (58), kampungnya sudah merasakan kekeringan sejak bulan puasa. 

"Hujan sudah jarang turun. Air sungai juga sudah menyusut debit airnya," kata Asep pada Selasa (24/7/2018). 

Bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari ia bersama warga kampung harus turun ke sungai untuk mencuci pakaian dan mandi. 

"Mandi sama nyuci di sungai. Tapi segini masih ada airnya nanti kira Agustus atau September itu puncak kemarau," jelasnya. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono, menjelaskan hingga saat ini belum ada laporan warga secara langsung dari desa maupun kecamatan di seluruh Kabupaten Purwakarta terkait kekurangan air. 

"Hingga saat ini kami belum menerima laporan dari desa atau kecamatan tentang kekeringan. Namun, sebagai langkah antisipasi saat ini kebetulan sedang dilaksanakan rapat koordinasi dengan BPBD provinsi tentang kekeringan. Kita pun akan meminjam mobil tangki air untuk suplai air bersih bagi warga Kabupaten Purwakarta yang memerlukan bantuan," jelasnya. 

 

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600