Naik Roda Tiga, Pria Difabel Ingin Temui Jokowi
Oleh Arditya Pramono, pada Sep 02, 2018 | 16:13 WIB
Naik Roda Tiga, Pria Difabel Ingin Temui Jokowi
Bibit Wahyudianto saat singgah di Masjid Agung Baing Yusuf, Kabupaten Purwakarta. (Arditya Pramono/ayopurwakarta)

PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM--Seorang pria difabel bernama Bibit Wahyudianto (55) yang membawa kendaraan roda tiganya dari Kabupaten Blitar Provinsi Jawa Timur akhirnya tiba di Kabupaten Purwakarta pada Minggu siang (2/9/2018).

Bibit warga Desa Mangunan RT 3/RW 3 Kecamatan Udan Awu,  Kabupaten Blitar mengaku kepada ayopurwakarta.com  berangkat dari desanya pada tanggal 24 Juli 2018. Sejak saat itu Bibit melakukan perjalanan dari Jawa Timur menuju Jawa Tengah. 

"Kemudian masuk Jawa Barat mulai dari Kabupaten Cirebon, Indramayu, Subang, dan akhirnya hari ini singgah di Purwakarta," jelasnya.

Bibit mengaku ingin melanjutkan perjalanan ke Jakarta untuk menemui sang Presiden RI, Joko Widodo.

Pria yang kedua kakinya lumpuh akibat polio itu ingin "ngobrol bareng" Jokowi soal hak kaum difabel Indonesia agar lebih mendapatkan perhatian pemerintah. 

"Ingin ketemu Pak Jokowi. Saya ingin pemerintah harus lebih perhatian ke kaum difabel khususnya soal pekerjaan. Setidaknya dalam 100 orang pekerja, satu diantaranya kaum difabel," katanya. 

Selain itu, Bibit ingin fasilitas-fasilitas umum seperti trotoar jalan dan angkutan umum lebih ramah terhadap kaum difabel. 

"Sudah ada yang seperti itu. Tapi keinginan saya, fasilitas ramah difabel gak hanya di kota-kota besar juga. Tapi harus mencakup daerah-daerah kecil di Indonesia," ucapnya. 

Sementara itu, Bibit mengaku ketika sampai di Jakarta, meskipun bisa atau tidak bertemu Jokowi, ia berencana melanjutkan perjalanannya keliling Indonesia menuju Sumatera, Kalimantan sampai Sulawesi.

Selain ingin bertemu Presiden Jokowi, Bibit juga ingin di setiap daerah yang ia singgahi masyarakat dan pemerintah setempat menjadi lebih peduli terhadap kaum difabel di daerah mereka. 

"Saya ingin daerah yang saya singgahi juga jadi lebih perhatian terhadap kaum difabel," ujarnya.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600