Lagi Asyik Masak, Dapur Ludes Terbakar
Oleh Arditya Pramono, pada Sep 09, 2018 | 20:02 WIB
Lagi Asyik Masak, Dapur Ludes Terbakar
Petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan api. (Arditya Pramono/ayopurwakarta)

SUKATANI, AYOPURWAKARTA.COM--Sebuah rumah di Desa Malangnengah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta milik Cucu (40) hangus terbakar pada Minggu (9/9/2018) sore. 

Api menghanguskan dapur berikut barang di dalamnya. Meskipun tidak ada korban jiwa, pemilik rumah masih syok atas kejadian itu. 

Di lain pihak, Kepala UPTD Dinas Kebakaran (Damkar) dan Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Purwakarta, Poswil I, Nanan Sunandar, mengatakan kejadian berawal ketika pemilik rumah tengah memasak di dapur dengan menggunakan tungku kayu bakar.

"Seketika api menyambar dinding dapur yang terbuat dari bahan bambu tersebut dan secara langsung membakar benda yang ada di sekitar," jelasnya.

Saat menyadari dapurnya terbakar, Nanan mengungkapkan, Cucu lantas berteriak minta tolong. Teriakan tersebut didengar warga dan dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran setempat.

"Sebelum damkar datang, warga sempat berupaya memadamkan api dengan alat-alat seadanya. Sayangnya, api telanjur membesar dan melalap sebagian bangunan rumah," ucapnya.  

Nanan menambahkan, setelah mendapatkan laporan soal kebakaran dirumah Cucu, pihak damkar segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) lalu melakukan pemadaman terhadap bangunan yang diperkirakan memiliki luas kurang lebih 6x5 meter persegi tersebut. 

"Api berhasil dipadamkan sekira pukul 15.05 WIB dengan dibantu oleh warga sekitar," ujarnya.

Nanan mengungkapkan, meski tidak memakan korban jiwa, namun akibat insiden tersebut kerugian materi ditaksir mencapai jutaan rupiah. "Kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta," ujarnya.

Menurut Nanan, kebakaran yang menimpa rumah Cucu merupakan peristiwa kebakaran untuk kesekian kalinya di wilayah Purwakarta pada saat musim kemarau. 

"Kami terus mengimbau warga agar selalu berhati-hati dan waspada terhadap bahaya kebakaran. Apalagi sekarang musim kemarau masih berlangsung," katanya. 

Editor : Andri Ridwan Fauzi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600