Bawaslu Kembali Temukan 1.364 Data Pemilih Ganda
Oleh Arditya Pramono, pada Sep 27, 2018 | 11:39 WIB
Bawaslu Kembali Temukan 1.364 Data Pemilih Ganda
Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal Bawaslu Kabupaten Purwakarta, Oyang Este. (Arditya Pramono/ayopurwakarta)

PURWAKARTA,AYOPURWAKARTA.COM-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Purwakarta kembali menemukan 1.364 data pemilih yang diduga sebagai pemilih ganda. 

Hal tersebut diketahui dari Daftar Pemilih Tetap Hasil Pencermatan (DPTHP) Pemilu 2019 sebanyak 666.476 yang telah ditetapkan KPU Purwakarta belum lama ini. 

"Dari DPTHP pertama, kami cermati lagi dan ditemukan sebanyak 1.364 kegandaan nama pemilih. Dalam kategori, ganda NIK, ganda NIK dan KK, ganda NIK, KK dan Nama serta ganda NIK dan Nama pemilih," jelas Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal Bawaslu Kabupaten Purwakarta, Oyang Este Binos pada Kamis (27/9/2018).

Menurut Binos, pada DPT pra DPTHP pertama, ditemukan 1.306 pemilih ganda, setelah dicermati, dari angka tersebut, sebanyak 496 data ganda sudah dihapus dan sisanya dilakukan perbaikan elemen data.

"Paska perbaikan, Bawaslu meminta data lunak hasil pencermatan. Kemudian ditemukan kembali data ganda dengan nama yang berbeda dari data sebelumnya, yaitu 1.364. Nama nama ini berbeda dengan yang kita rekomendasikan di awal," ujarnya

Binos sendiri belum bisa memahami penyebab adanya data ganda pemilih dengan nama yang berbeda. 

"Penyebabnya apa, kita akan cari tahu bersama saat pencermatan yang akan dilakukan pada Kamis (27/9/2018) bersama dengan KPU dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)," ujarnya.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600