Sebatang Kara dan Tinggal di Gubuk Bambu, Mak llem Perjuangkan Hidupnya
Oleh Arditya Pramono, pada Oct 10, 2018 | 11:57 WIB
Sebatang Kara dan Tinggal di Gubuk Bambu, Mak llem Perjuangkan Hidupnya
Mak Ilem di gubuk bambunya. (Arditya Pramono/ayopurwakarta)

BABAKANCIKAO,AYOPURWAKARTA.COM--Bagi sebagian besar orang tua di Indonesia, menginjak usia senja dinikmati dengan hidup bersahaja bersama anak dan cucu mereka. 

Namun, tak seberuntung dengan orang kebanyakan, Mak Ilem warga Gang Keramik, Desa Mulayamekar, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta yang telah berusia 70 tahun harus hidup sebatang kara. 

Ironisnya, nenek tersebut kini hanya tinggal di sebuah gubuk bambu berukuran 2x2 meter persegi beralaskan tanah di lahan milik Perhutani. Mak Ilem mengaku telah tinggal di gubuk itu selama 2 tahun terakhir. 

"Suami nenek sudah meninggal sejak 5 tahun yang lalu. Nenek juga tidak punya anak satu pun," katanya pada Rabu (10/10/2018). 

Dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya, nenek yang memakai hijab tersebut terpaksa memulung sampah seperti gelas plastik minuman mineral bekas dan juga kardus. 

Walaupun dengan kondisi tangan kanannya yang tidak sempurna untuk digerakkan karena sakit, Mak Ilem tetap semangat mencari sesuap nasi. 

"Yah mau gimana lagi. Biar bisa makan, nenek harus jadi pemulung. Alhamdulillah bisa ngumpulin 10 ribu sampai 20 ribu sehari," katanya. 

Selain kesendirianya dalam hidup dan mencari nafkah, yang tak kalah menyedihkan adalah kondisi tempat tinggalnya. 

Gubuk bambu tempat Mak Ilem tinggal tidak memiliki kamar, tanpa listrik dan terlihat kumuh. Saat hujan deras, air hujan akan masuk ke gubuknya, membuat ia kedinginan. 

Dengan kondisi seperti itu, lewat mimik muka yang nerimo dan rasa ikhlas serta syukur yang tinggi, Mak Ilem masih optimis menjalani hidup. 

"Alhamdulillah nenek masih diberi umur oleh Allah SWT. Denagan niknat ini, nenek akan terus berusaha menjalani hidup sebaik mungkin," katanya.

 

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600