Purwakarta Dorong Perluasan 1.000 Hektare Pertanian Organik
Oleh Arditya Pramono, pada Oct 11, 2018 | 22:30 WIB
Purwakarta Dorong Perluasan 1.000 Hektare Pertanian Organik
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan. (Arditya Pramono/Ayopurwakarta.com)

PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Pangan dan Pertanian mendorong perluasan 1.000 hektare sawah organik.

Hal tersebut dilakukan mengingat potensi perpindahan areal pertanian konvensional ke organik yang cukup tinggi. Selain itu juga adanya ketersediaan air bersih yang cukup tersedia terutama di wilayah bagian selatan Kabupaten Purwakarta.

"Akan terus kita kembangkan. Bahkan, targetnya bisa mencapai 1.000 hektare," ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan di kantornya, Kamis (11/10/2018).

AYO BACA : Hidata, Perkumpulan Anak Muda Peduli Pertanian

Sampai saat ini, kata dia, luas areal pertanian organik yang sudah berjalan mencapai 200 hektare. Tersebar di sejumlah wilayah seperti, di Kecamatan Pasawahan dan Pondok Salam.

Namun menurut Agus, selain dua kecamatan tersebut masih ada empat kecamatan lagi di Purwakarta yang potensial dijadikan lahan pertanian organik.

"Dari 17 kecamatan yang ada, enam Kecamatan di antaranya paling potensial mengembangkan pertanian padi organik. Yakni, Kecamatan Kiarapedes, Wanayasa, Bojong, Darangdan, Pondok Salam dan Pasawahan. Alasannya, sumber air di wilayah itu masih alami dan berlimpah keluar dari sumber mata air pegunungan," jelasnya.

AYO BACA : BUMN untuk Negeri, Jasindo Dukung Kesejahteraan Petani Lewat AUTP

Agus menuturkan, faktor ketersedian air yang cukup dan alami menjadi faktor penting dalam memaksimalkan potensi pertanian organik.

"Salah satu faktor terpenting mengembangkan pertanian organik ini, yaitu ketersediaan air bersihnya. Air untuk pertanian organik harus bebas dari lombar dan residu, karena berpengaruh terhadap produksi padi yang dihasilkan," katanya.

Sementara itu, Agus yakin apabila pertanian organik dapat dikembangkan dengan maksimal, Kabupaten Purwakarta bisa menjadi salah satu lumbung padi beras organik.

"Jika berhasil dikembangkan, maka beras organik bisa jadi produk unggulan Purwakarta, apalagi harga nilai jualnya cukup tinggi," katanya.

AYO BACA : Ini 5 Negara Paling Jago Bidang Pertanian, Indonesia Peringkat Berapa?

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600