Ratusan Karyawan PT. Dada Indonesia Menuntut Pembayaran Tunggakkan Gaji
Oleh Arditya Pramono, pada Nov 06, 2018 | 23:17 WIB
Ratusan Karyawan PT. Dada Indonesia Menuntut Pembayaran Tunggakkan Gaji
Karyawan PT. Dada Indonesia. (Arditya Pramono/Ayopurwakarta.com)
BUNGURSARI,AYOPURWAKARTA.COM -- Hari ke tujuh setelah ditinggal pemilik perusahaan, Ratusan karyawan PT. Dada Indonesia masih bertahan di sekitar areal pabrik yang berlokasi di Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Selasa (6/11/2018). Para buruh masih menunggu iktikad baik dari  pihak perusahaan yang sebelumnya berjanji akan membayar gaji pada 7 November 2018. 
 
Salah seorang karyawan PT Dada, Cucu (46) mengungkapkan, pihak perusahaan seyogianya mau menepati janji untuk memenuhi hak para karyawan sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.
 
"Kami sudah 14 tahun bekerja di perusahaan ini PT Dada Indonesia. Kami hanya minta semua di selesaikan, gak menuntut apa-apa cuma itu aja," jelas Cucu, saat ditemui di depan PT Dada Indonesia. 
 
Cucu juga berharap agar DPRD dan Pemkab Purwakarta ikut campur dalam memperjuangkan hak buruh yang selama ini belum mereka dapatkan.
 
"Mudah-mudahan cepat selesai, kami sudah capek jika harus begini terus. Walaupun suami dan anak mendukung, tapi ya cape juga kalau harus gini terus. Kalau besok tidak terealisasi janji perusahaan, maka kami akan melakukan aksi long march ke Disnakertrans, Pemkab Purwakarta dan DPRD Purwakarta," jelasnya. 
 
Senada dengan Cucu, salah seorang buruh lainya bernama  Dian Handrian (29) yang telah bekerja selam 9 tahun di PT Dada juga memilih bertahan hingga seluruh haknya terpenuhi.
 
"Kita akan terus bertahan disini sampai semua hak  kami di peroleh. Kami tidak mau seperti PT Iljinsun yang hanya dibayar sebesar 270 ribu rupiah saja untuk satu orang karyawannya. Kami akan berjaga agar aset PT Dada Indonesia tidak keluar dulu sebelum semua hak karyawan dibayarkan," katanya.

AYO BACA : Ribuan Karyawan Mogok Kerja Tuntut Pembayaran Upah

AYO BACA : Peringati May Day Buruh Purwakarta Gelar Tablig Akbar

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600