Korban Tanah Longsor: Kejadiannya Begitu Cepat
Oleh Arditya Pramono, pada Nov 30, 2018 | 21:52 WIB
Korban Tanah Longsor: Kejadiannya Begitu Cepat
Korban selamat tanah longsor di Desa Salam Jaya, Yanti (25) dirawat di RSUD Bayu Asih. (Arditya Pramono/Ayopurwakarta.com)

PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM--Kesedihan yang mendalam dirasakan Yanti (25) warga Kampung Krajan, Desa Salam Jaya, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta. Meski selamat dari maut saat rumahnya terkena longsor pada Selasa (27/11/2018), dia harus rela melepas kepergian putri semata wayangnya Intan (7) dan suaminya Iwan (30).

Yanti sendiri merasa sedih ketika mengingat malam itu. Ia tidak menyangka musibah itu akan menimpa keluarganya. Apalagi ia mengaku kalau kejadian yang merenggut nyawa anak dan suaminya itu terjadi dalam hitungan sekejap mata.

"Kejadiannya cepet banget pas longsor itu terjadi, makanya enggak sempet menyelamatkan anak," jelas Yanti saat dirawat di RSUD Bayu Asih pada Jumat (30/11/2018).

AYO BACA : Longsor di Pondoksalam, 3 Rumah Tertimpa Tanah, 2 Tewas

Ia merinci, posisi putrinya saat malam nahas tersebut, berada tidak jauh dari tempatnya duduk. Masih di satu ruangan yang sama. Pada waktu kejadian Intan sedang menonton tv.

Sementara itu suami Yanti, Iwan berada di dapur setelah pulang dari tempat kerjanya.

"InsyaAllah sudah kuat menerima kejadian ini. Waktu itu suami saya baru pulang kerja terus lagi di dapur, saya sama Intan di kamar," jelasnya.

AYO BACA : Sebagian Besar Kecamatan di Purwakarta Berpotensi Longsor

Yanti sendiri berhasil dievakuasi dan dipastikan selamat setelah kejadian longsor. "Kaki tertimpa lemari kamar, terus sebagian tubuh saya tertimpa tembok. Tapi saya mampu menahan kesadaran jadi gak pingsan meski kesakitan,"  jelasnya.

Hal serupa diceritakan oleh korban selamat lainnya, Ima (20) yang mengaku berhasil ditolong oleh petugas dan warga saat tangannya berhasil keluar.

"Alhamdulillah tangan saya yang tidak terjepit bisa keluar dari tumpukan puing dan tanah, melambai ke luar lalu ada yang menolong," jelasnya.

Ima mengaku pada malam kejadian ia baru akan tidur dengan anaknya Ridwan (5) di kamar. Saat itu, tetiba ia mendengar suara yang begitu cepat lalu tembok rumahnya rubuh menimpanya.

Ima mengatakan saat kejadian, di dalam rumahnya, ada dirinya, anaknya, serta ibu dan adiknya. Untungnya, semua orang yang berada di rumahnya itu selamat dari kejadian longsor.

Diketahui, musibah longsor di Kampung Krajan Desa Salam Jaya Kecamatan Pondoksalam menelan 4 korban meninggal dunia yakni Bakri (90), Acem (87) yang merupakan pasangan kakek nenek, serta seorang ayah, Iwan (30) dan putrinya Intan (7).

AYO BACA : Warga Salam Jaya Sempat Panik Saat Dengar Pengumuman Longsor Via Speaker Masjid

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600