Genjot Upsus Pajale, Gerakan Tanam Padi di Gelar di Desa Nagrak
Oleh Arditya Pramono, pada Dec 06, 2018 | 16:03 WIB
Genjot Upsus Pajale, Gerakan Tanam Padi di Gelar di Desa Nagrak
Gerakan Tanam Padi MT 2018/2019 pada Kelompok Tani Siliwangi di Desa Nagrak Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta pada Kamis (6/12/2018). (Arditya Pramono/ayopurwakarta).

PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM--Pemerintah Kabupaten  Purwakarta melalui Dinas Pangan dan Pertanian menggelar Gerakan Tanam Padi MT 2018/2019 pada Kelompok Tani Siliwangi di Desa Nagrak Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta pada Kamis (6/12/2018). 

Gerakan tanam padi yang dilaksanakan di Kelompok Tani Siliwangi itu melibatkan sekitar 100 anggota kelompok tani dengan alokasi pengembangan padi organik seluas 25 hektar. 

Menurut Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan kegiatan tersebut adalah bagian dalam menggenjot program Upaya Khusus Padi Jagung dan Kedelai (Upsus Pajale). 

"Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, terus menggenjot program Upaya Khusus Padi Jagung dan Kedelai (Upsus Pajale) melalui kegiatan gerakan tanam padi yang dirangkaikan dengan pecanangan tanam pengembangan padi organik," jelasnya. 

Dalam kegiatan tersebut, petani yang tergabung dalam kelompok tani berhak mendapatkan bantuan berupa bibit varietas inpari 32, pupuk kompos, dan pupuk organik cair dari pemerintah melalui anggaran pemerintah daerah Kabupaten Purwakarta.

"Pelaksanaan kegiatan pengembangan padi organik merupakan bentuk upaya ektensifikasi dan intensifikasi yang dilakukan oleh pemerintah dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan kualitas mutu hasil pertanian," jelasnya. 

Di tempat yang sama, Ketua Kelompok Tani Siliwangi Desa Nagrak, Dadang sangat mengapresiasi respon dan upaya pemerintah daerah Kabupaten Purwakarta dalam peningkatan hasil pertanian padi, jagung dan kedelai. 

"Hal ini menjadikan para petani khususnya di Desa Nagrak, bisa lebih bersemangat dengan harapan hasil tanam bisa menjadi lebih maksimal," kata Dadang. 

Editor : Andri Ridwan Fauzi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600