PJT II Gelar Panen Perdana Perikanan Ramah Lingkungan Berbasis CBF
Oleh Arditya Pramono, pada Dec 06, 2018 | 17:50 WIB
PJT II Gelar Panen Perdana Perikanan Ramah Lingkungan Berbasis CBF
Dua orang warga sedang menunjukkan hasil panen perdana ikan dengan budidaya ramah lingkungan berbasis Culture Based Fisheries di Waduk Jatiluhur, Kamis (6/12/2018). (Arditya Pramono/ayopurwakarta)

PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM--Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur melakukan ikan perdana di Bendungan Ir. H. Juanda atau yang lebih sering disebut sebagai Waduk Jatiluhur pada Kamis (6/12/2018). 

Panen ikan itu dilakukan dalam rangka mengukur tingkat keberhasilan penerapan program Perikanan Tangkap Berbasis Budidaya (Culture Based Fisheries) sekaligus meningkatkan minat para petani keramba Jaring Apung (KJA) dalam memahami teknis pengembangan, pengelolaan, monitoring dan evaluasi program CBF. 

"Sebelumnya, PJT lI telah mengembangkan budidaya perikanan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan berbasis CBF di perairan waduk Jatiluhur," ungkap Dirut PJT II Jatiluhur, Joko Saputro. 

Joko menjelaskan, selain memberikan manfaat ramah lingkungan, teknik budidaya ikan berbasis CBF diharapkan juga bisa mendorong peningkatan kesejahteraan penambak KJA.

"Program CBF  bisa menjadi solusi lain pekerjaan bagi para petambak KJA lokal Purwakarta. Nantinya mereka menjadi subjek utama, bukan lagi kuli," katanya. 

Diakui Joko, kegiatan panen perdana itu bisa memberikan keyakinan kepada warga sekitar waduk agar percaya dan beralih menjadi petani ikan yang ramah lingkungan. 

"Tadi kita lihat pas panen ikannya besar-besar dan banyak. Nah, dengan begitu masyarakat terutama para petani KJA akan yakin kalau dengan CBF, ikan yang dihasilkan sangat berkualitas dan gak memncemari lingkungan," jelasnya. 

Namun, Joko yakin betul bahwa keberhasilan program CBF yang ramah lingkungan harus disertai dengan keterlibatan masyarakat secara menyeluruh. 

"Masyarakat dalam hal ini bisa turut mengelola sumberdaya ikan yang telah ditebar di perairan Waduk Jatiluhur," katanya. 

Selain itu, pihaknya telah bekerja sama dengan perusahaan BUMN Perindo sebagai perusahaan yang akan membeli hasil ikan yang dibudidayakan lewat CBF. 

"Bentuk sinergi BUMN dimana nanti kita harapkan Perum Perindo bisa menjadi offtaker dari hasil panen ikan tersebut," katanya. 

Diketahui, sejak awal digulirkan pada tahun 2017 hingga kini, PJT II telah secara kontinyu dan konsisten menyebarkan benih ikan di wilayah Waduk Jatiluhur. 

Pihak PJT II sendiri telah menerapkan program CBF dan penyebaran benih  di Demplot dan genangan area Bendung Curug.

Benih ikan berjenis patin, nila dan bandeng di tebar di wilayah tersebut bersama petani ikan sekitar.

Editor : Andri Ridwan Fauzi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600